Stroke
Oleh: NiwanaSOD.net Content Team
Stroke terjadi karena otak kekurangan oksigen akibat terhambatnya pasokan darah menuju otak. Bila suplai darah yang membawa oksigen dan zat-zat makanan terputus selama 8-10 menit saja, maka akan terjadi gangguan fungsi otak. Lebih dari 8 menit saja, maka akan terjadi luka yang sulit dipulihkan. Berdasarkan factor penyebabnya stroke dibagi menjadi dua:
Pertama, stroke nonhemoragik (iskemia) terjadi ketika suatu pembuluh darah di dalam otak tersumbat/terhambat alirannya akibat suatu sumbatan/plak. Stroke iskemia ada yang ringan dan sedang. Dikatakan ringan kalau serangan hanya sementara dan setelah beberapa menit atau dua hari pulih kembali.
Kelainannya adalah mendadak tangan dan kaki sebelah terasa kurang bertenaga dan kesemutan, dan setelah kurang lebih 15 menit pulih kembali. Untuk tingkat sedang gejala yang dirasakan adalah gangguan syaraf sementara (misalnya mendadak sulit berbicara tapi masih sadar, tangan dan kaki sulit digerakkan selama dua hari). Namun stroke jenis ini perlu diwaspadai karena peluang terjadinya serangan ulangan sangat tinggi dengan dampak yang lebih berat.
Kedua, stroke hemoragik, yaitu pendarahan pada otak yang terjadi disebabkan oleh robek atau pecahnya pembuluh darah akibat tekanan darah yang tinggi dan mendadak, atau karena rapuhnya pembuluh darah karena penumpukan peroksida lemak dan pengapuran.
Bahaya akibat pecahnya pembuluh darah ini akan lebih berat bila sebagian sel otak mati karena bisa berakhir dengan kelumpuhan atau kematian.
Penyebab lain serangan stroke adalah kelainan pembuluh darah seperti aneurisma (penggelembungan pembuluh darah 0,5 – 1 cm, akibat lapisan dinding otot pembuluh darahnya lemah) atau arterio venous malformation (AVM), semacam varises pada pembuluh darah otak. Selain itu hipertensi dapat memicu serangan stroke diusia muda.
Penyakit dan kondisi yang berkaitan erat dengan stroke diantaranya diabetes, obesitas, merokok, alkoholik dan penuaan. Pengaturan pola makan penting untuk mencegah dan mengobati stroke. Kurangi makanan tinggi lemak/minyak, makanan manis, garam tinggi. Hindari alcohol, kafein, rokok. Kontrol berat badan dan tekanan darah.
Gejala
- Mulut mencong ke kiri / ke kanan, lidah mencong bila dijulurkan
- Bicara pelo / tidak jelas, sulit menelan
- Tubuh baal, kesemutan, panas seperti terbakar
- Mudah lupa
- Mudah tersedak saat makan & minum
- Gerakan sulit terkoordinasi, sulit berjalan
- Bicara tidak lancar/patah-patah dan kurang jelas
- Sulit membaca/menulis/menghitung (intelegensia mundur)
- Penglihatan terganggu (rangkap)
- Vertigo (serasa berputar)
- Mudah menangis dan tertawa
- Kelopak mata sulit dibuka
- Mendadak pingsan atau koma
- Mendadak lumpuh setengah badan
Saran
- Hindari makanan yang berlemak, terlalu asin dan terlalu manis
- Hindari alcohol, rokok dan kafein
- Perbanyak konsumsi makanan berserat seperti sayuran dan buah-buahan
- Kontrol berat badan dan tekanan darah secara teratur plus olahraga secara teratur
Jika Anda mengalami penyakit ini, produk yang dapat kami sarankan adalah:
Niwana SOD dengan dosis 3 X 2 sachet/hari diminum 1 jam sebelum makan. Berfungsi mengikis lemak peroksida, mencegah penyumbatan pembuluh darah. Klik disini untuk informasi Niwana SOD
Supergreen Food dengan dosis 2 X 5 tablet/hari diminum 1 jam setelah makan. CGF yang terdapat dalam Supergreen Food dapat membantu pemulihan dan regenerasi sel. Klik disini untuk informasi Supergreen Food
Fish Oil + EPO dengan dosis 2 x 1 softgel/hari diminum setelah makan siang dan malam. Berfungsi untuk memperbaiki & relaksasi sel-sel syaraf. Klik disini untuk informasi Minyak Ikan.

